Suara.com - Sebuah biara Budha terkemuka di timur Cina membentuk pasukan antiteror yang terdiri dari sejumlah biksu, demikian diberitakan kantor berita Xinhua, Kamis (3/4/2014).
Biara Lingyin di kota Hangzhou, Cina membentuk pasukan yang terdiri dari 20 biksu dan 20 petugas keamanan yang bertugas untuk melawan aksi kekerasan dan terorisme yang kian sering terjadi di negara itu.
“Anggota pasukan itu belajar Budhisme pada siang hari dan ikut dalam latihan khusus pada malam hari,” kata Biksu Jueheng, pemimpin biara kuno berusia 1700 tahun itu.
Anggota-anggota pasukan itu dilengkapi dengan tameng, penyemprot merica, dan pentungan. Menurut Xinhua, ini adalah kali pertama sebuah biara Budha membentuk pasukan antiterorisme.
“Kami membentuk pasukan untuk melawan kekerasan dan serangan teroris untuk melindungi keamanan pengunjung dan pemeluk Budha,” sambung Jueheng.
Pembentukan pasukan itu dipicu oleh insiden serangan berdarah di stasiun kereta api Kunming di sebelah tenggara Cina. Serangan itu diduga dilakukan oleh militan dari wilayah Xinjiang. Sebanyak 33 orang tewas dalam serangan itu, termasuk empat penyerang yang ditembak mati polisi. (Reuters)
Sumber http://ift.tt/1fRI542
via suara.com
No comments:
Post a Comment