Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengumumkan peristiwa gempa bumi terjadi di tenggara Siautagulandangbiaro, Provinsi Sulawesi Utara, dan Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Selasa (27/4/2014) malam. Tapi, kedua gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Menurut BMKG, gempa bumi dengan kekuatan 5,1 skala Richter di tenggara Siautagulandangbiaro terjadi pada pukul 19.40 WIB.
Gempa itu berada pada koordinat Lintang 2.72 derajat Lintang Utara (LU) dan Bujur 126.80 derajat Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 10 km.
Lokasi gempa ini di utara Laut Maluku; 155 km tenggara Siautagulandangbiaro; 169 km tenggara Kepulauan Sangihe Sulut; 170 km barat laut Halmahera Barat; 237 km barat laut Sofifi Maluku Utara; dan 2.429 km timur laut Jakarta.
Sedangkan gempa di barat laut Sikka yang berkekuatan 5,2 SR terjadi pukul 18.59 WIB.
Gempa ini berada pada koordinat Lintang 8.13 derajat Lintang Selatan (LS) dan Bujur 122.18 derajat Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 223 km.
Lokasi gempa di daratan Flores; 61 km barat laut Sikka; 83 km timur laut Ende; 105 km barat laut Flores Timur; 276 km barat laut Kupang, NTT; dan 1.720 km tenggara Jakarta.
Sumber http://ift.tt/1pvJy68
via suara.com
No comments:
Post a Comment