Tuesday, 27 May 2014

LMA Papua Barat: Jokowi atau Prabowo Harus Perhatikan Hak Masyarakat Adat

http://ift.tt/eA8V8J

Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Barat berharap kepada siapapun presiden dan wakil presiden yang terpilih di Pemilu Presiden 2014 agar memperhatikan hak-hak dasar masyarakat adat Nusantara, khususnya orang asli Papua.


“Terutama hak dasar dari segi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan seluruh masyarakat adat Papua,” demikian dikatakan Ketua LMA Provinsi Papua Barat Maurids Saiba kepada suara.com, Rabu (28/5/2014).


Pemilu Presiden akan diselenggarakan pada Rabu (9/7/2014) dan diikuti oleh dua pasangan kandidat. Pertama, pasangan Joko Widodo (Jokowi) – Jusuf Kalla (JK) yang diusung oleh PDI Perjuangan, Partai Nasdem, PKB, Hanura, dan PKPI. Dua, pasangan Prabowo Subianto – Hatta Rajasa yang diusung Partai Gerindra, PPP, PKS, PAN, Golkar, dan PBB.


Terkait dengan posisi politik di Pemilu Presiden, Maurids mengatakan LMA pada posisi netral atau tidak berpihak pada salah satu pasangan capres – cawapres dari partai pengusung manapun.


“Untuk itu LMA mengimbau pada seluruh komponen masyarakat adat Nusantara untuk memberikan dan melaksanakan hak politik suara sesuai dengan hati nurani masing-masing tanpa di provokasi oleh pihak lain,” kata Maurids.


Maurids mengajak masyarakat adat di Papua Barat untuk menerima siapapun pasangan capres dan cawapres yang nantinya terpilih.


“Karena capres dan cawapres yang terpilih merupakan putra terbaik pilihan masyarakat,” kata Maurids.






Sumber http://ift.tt/1mBkKcg

via suara.com

No comments:

Post a Comment