Sunday, 11 May 2014

TNI Bantu Polri Ungkap Penembakan Anggota Pakhas

http://ift.tt/eA8V8J

Tim gabungan TNI berkomitmen membantu Polri mengungkap kasus penembakan anggota Bataliyon Sarotama 468 Paskhas, almarhum Pratu Wardeni, dengan pelaku oknum anggota Brimob Subden C Biak berinisial VL dan NM secara transparan.


Pemimpin tim gabungan, Komandan Satuan Polisi Militer Pangkalan Udara Manuhua, Mayor Pom Eko Mujiyono, menyatakan siap bekerja sama dengan penyidik polres.


“Tim gabungan TNI yang dibentuk dengan surat perintah tertanggal 7 Mei 2014 siap bekerja sama dengan penyidik Polres untuk mempercepat proses penanganan perkara pelaku penembakan prajurit Paskhas, mengakibatkan korban Pratu Wardeni meninggal terkena tembakan serta satu korban lain Pratu Damar mengalami luka benda tumpul,” ungkapnya.


Eko mengakui harapan institusi TNI AU kasus penembakan dan penganiayaan prajurit Paskhas pada lokasi pasar malam Minggu 27 April 2014 harus diusut tuntas sesuai hukum berlaku. Untuk penyidikan kasus penembakan prajurit Paskhas, lanjut Eko, sepenuhnya akan ditangani penyidik Polres Biak Numfor.


“Keluarga korban Pratu Wardeni beserta institusi markas besar pasukan khas 468 Sarotama serta institusi TNI AU sangat berharap adanya penyelesaian perkara penembakan dan penganiayaan korban,” tegas Eko.


Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri Biak Made Jaya Ardana SH dihubungi di Biak menjelaskan, kasus penembakan korban prajurit Paskhas Pratu Wardini telah dilanjutkan ke proses hukum.


“Saya selaku Kepala Kejaksaan Negeri akan memimpin tim Jaksa Penuntut Umum dalam menuntut perkara penganiayaan dan penembakan prajurit Pratu Wardeni,” ujarnya. (Antara)






Sumber http://ift.tt/1mfZ2v0

via suara.com

No comments:

Post a Comment