Saturday, 14 June 2014

Saksikan Tradisi Bakar Tongkang di Bagansiapi-api

http://ift.tt/eA8V8J

Sedikitnya 40 ribu wisatawan domestik dan mencanegara menghadiri tradisi “Bakar Tongkang” di Kota Bagansiapi-api, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Sabtu (14/6/2014). Ini merupakan ritual kuno etnis Tionghoa yang kini menjadi daya tarik para pelancong.


“Meski pelaksanaan tahun ini bersamaan dengan Piala Dunia, Bakar Tongkang tetap ramai karena diperkirakan lebih dari 40 ribu wisatawan yang datang,” kata Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Setdakab Rokan Hilir, Azhar A.


Ia mengatakan mayoritas wisatawan merupakan warga keturunan Tionghoa asal Bagansiapi-api, yang khusus kembali ke tanah leluhur mereka untuk mengikuti acara tersebut.


“Wisatawan asing ada yang datang dari Singapura, Australia, Taiwan dan Malaysia. Sedangkan wisatawan lokal banyak datang dari Jakarta, Medan, Surabaya, Cirebon, dan daerah-daerah di Provinsi Riau sendiri,” katanya.


Tokoh masyarakat Tionghoa Bagansiapi-api, Tan Guan Tio (88) mengatakan sudah menjadi tradisi untuk warga setempat yang merantau untuk kembali ke Bagansiapi-api menghadiri Bakar Tongkang sebagai wujud syukur.


Puncak ritual tersebut akan digelar dengan membakar replika kapal tongkang yang merupakan puncak ritual Go Gwe Cap Lak atau Bakar Tongkang. (Antara)






Sumber http://ift.tt/1sdGJfa

via suara.com

No comments:

Post a Comment