Hally Yust, gadis sembilan tahun, asal Kota Spring Hill, Kansas, Amerika Serikat (AS), meninggal dunia setelah amuba langka yang hidup di air tawar masuk ke dalam tubuhnya.
Amuba masuk melalui hidung Hally, hingga akhirnya memakan otaknya.
Hally sendiri adalah pemain ski air dan perenang. Dia kerap beraktivitas di danau air tawar untuk berlatih ski air. Di situlah, amuba diduga masuk ke tubuh Hally.
“Hally adalah putri kami yang sangat kami cintai. Dia mencintai kehidupa air. Tapi, hidupnya diambil oleh amuba langka yang tumbuh di air tawar,” kata ibu Hally, Jenny seperti dikutip dari laman News, Selasa (15/7/2014).
Lebih lanjut, Jenny mengaku tidak tahu pasti di mana lokasi Hally terinfeksi. Sebab, selama dua pekan sebelum Hally jatuh sakit, gadis berambut pirang itu mengunjungi beberapa danau yang berbeda.
Sementara itu, penyidik Departemen Kesehatan setempat, Tiffany Geiger, mengungkapkan bahwa kasus Hally adalah yang kedua terjadi di Kansas.
“Ini kasus yang sangat langka. Saya mendapati bahwa ini kasus kedua di Kansas. Korban kasus sebelumnya juga meninggal dunia,” ujarnya.
“Korban yang terserang diketahui menderita sakit kepala hebat, demam, mual, leher kaku dan menjadi seperti orang kebingungan. Itu terjadi sekitar lima hari setelah terinfeksi amuba,” katanya.
“Tapi infeksi ini dinyatakan tidak akan menyebar dari orang ke orang. Amuba juga tidak didapati di kolam renang yang terpelihara dengan baik,” jelasnya.
Sumber http://ift.tt/1npLSYS
via suara.com
No comments:
Post a Comment