Panglima TNI Jendral Moeldoko mengimbau seluruh warga di tanah air agar tidak usah bepergian ke luar negeri (LN) saat Pemilu Presiden (Pilpres), 9 Juli lusa, karena TNI menjamin keamanan untuk seluruh wilayah Nusantara.
“Tidak usah sampai keluar negeri, Panglima TNI menjamin keamanan,” kata Jenderal TNI Moeldoko saat memimpin apel Pengamanan Pemilu Presiden 2014, di Parkir Timur, Jakarta, Senin (7/7/2014).
Menurut Panglima TNI, sejak Minggu (6/7/2014), personel TNI di seluruh Indonesia sudah dalam status Siaga 1, dan bersiaga di pos, unit, dan kesatuan masing-masing. Status Siaga 1 itu akan dicabut hingga keadaan dianggap aman. “Bisa seminggu, sebulan, dua bulan… tergantung saja,” tegas Moeldoko, seperti dilansir dari laman seskab.go.id.
Panglima TNI Jendral Moeldoko memimpin apel yang diikuti 2.554 personel gabungan dari ketiga matra TNI, termasuk unsur-unsur pendukung yang jika ditotal meliputi 5.000 personel. Apel Pengamanan Pemilu Presiden 2014 di lingkungan Garnisun Tetap I/Ibukota ini hanya simbolisasi dari langkah pengamanan TNI di seluruh Indonesia.
Dalam apel yang dihadiri oleh Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Marsetio, Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI IB Putu Dunia, dan Wakil Kepala Staf TNI AD, Letnan Jenderal TNI Munir itu ditampilkan beberapa peralatan perang dan penanggulangan kerusuhan yang dimiliki TNI, termasuk panser-panser, helikopter, hingga perlengkapan tempur pribadi personel.
Dalam perintah lisannya kepada pasukan peserta apel, Panglima TNI Jenderal Moeldoko menegaskan, TNI siap mengamankan Pemilu Presiden 2014 dengan cara netral, tegas, dan profesional.
Ia juga menegaskan, dalam pengamanan Pilpres 2014 ini komando hanya dari panglima TNI, bukan yang lain.
Panglima TNI juga memerintahkan prajuritnya bertindak tegas. “Dalam menjalankan tugas, jangan ragu-ragu. Selama tugas dilaksanakan secara benar, panglima TNI akan bertanggung jawab,” pintanya.
Sumber http://ift.tt/1vRteOA
via suara.com
No comments:
Post a Comment