Meskipun Mahkamah Konstitusi (MK) tidak menggelar sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), bukan malah membuat gedung pengadil Konstitusi ini sepi.
Massa pendukung Prabowo-Hatta, sebagai pihak terkait dalam sengketa PHPU, tetap melakukan aksi di Gedung yang berada di Jalan Merdeka Barat, hari ini, Rabu (20/9/2014).
Aksi ini dilakukan oleh ratusan pendukung Prabowo-Hatta yang tergabung dalam Forum Komunikasi Putra/i Purnawirawan Indonesia (FKPPI), Laskar Merah Putih, Aliansi Penyelamat Pemilu (APP), Pemuda Panca Marga (PPM), dan Gardu Prabowo. Semuanya lengkap dengan atribut masing-masing yang bermotifkan loreng-loreng.
Mereka MK mengabulkan permohonan Prabowo-Hatta ke MK atas keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Di antaranya, membatalkan keputusan KPU yang memenangkan Jokowi-JK dan meminta penghitungan suara ulang (PSU) di seluruh Indonesia.
Berdasarkan pantauan di lokasi, ratusan pendukung tersebut memadati Jalan Medan Merdeka Barat, hanya jalur Trans Jakarta saja yang disisakan untuk digunakan pengguna jalan yang melintas di jalan tersebut.
Dalam aksi unjuk rasa ini, para peserta aksi juga membawa tiga unit mobil AREO dengan cat loreng-loreng namun berplat nomor pribadi. Untuk diketahui, kendaraan ini biasanya digunakan Militer untuk mengangkut pasukan tempur.
Polisi pun menjaga aksi ini dengan menempatkan ratusan anggotanya. Selain itu, kendaraan taktis seperti water cannon juga sudah disiagakan di depan Gedung MK.
Sumber http://ift.tt/1pJJvWc
via suara.com
No comments:
Post a Comment