Warga Arab Muslim yang tinggal di Israel dalam waktu dekat akan bisa berangkat ibadah Haji ke Mekkah, Arab Saudi dengan pesawat, demikian dilansir The Marker. Dengan demikian, warga Muslim asal Israel tidak perlu lagi naik bus untuk sampai di Mekkah.
Perjalanan yang tadinya hanya bisa ditempuh lewat jalur darat selama 24 jam, kini bisa dipersingkat hingga hanya 20 menit saja. Calon jamaah Haji bisa terbang dari Bandara Ben Gurion, Israel, lalu transit di Amman, Yordania, untuk selanjutnya berganti pesawat ke Jeddah, Arab Saudi.
Sebelumnya, para calon jamaah Haji harus melewati Penyeberangan Allenby dan mengajukan paspor kunjungan sementara untuk berangkat ke Mekkah.
“Kami telah menghubungi otoritas penerbangan Israel dan Yordania dan memperoleh semua izin yang diperlukan untuk membuka layanan penerbangan bagi para jamaan Haji,” kata Ibrahim Milad, CEO Milad Aviation, sebuah maskapai penerbangan yang berbasis di Ramla, kota berpenduduk warga Muslim di Israel.
Sebagaimana dilansir i24 News, pesawat sewaan yang digunakan adalah pesawat dari Royal Jordan Airlines, dan anak perusahaannya, Royal Wings.
“Komunikasi dengan otoritas Yordania dan Israel sudah berlangsung selama tiga tahun, dengan tujuan mengadakan layanan penerbangan bagi warga Muslim dari Israel ke Arab Saudi untuk pertama kalinya,” lanjut Milad.
“Selama waktu itu (3 tahun) saya kira-kira mengunjungi Yordania sebanyak 100 kali untuk mendapatkan izin yang dibutuhkan,” terang Milad.
Kloter pertama calon jamaah Haji akan terbang antara tanggal 23 September hingga tanggal 26 September mendatang. Untuk satu tiket penerbangan dikenai biaya sebesar 600 Dolar atau sekitar Rp7 juta. (Algemenier)
Sumber http://suara.com/news/2014/09/09/144546/pertama-kalinya-muslim-israel-berangkat-haji-naik-pesawat/
via suara.com
No comments:
Post a Comment