Thursday, 5 June 2014

PBB Prihatin Israel Bangun Permukiman Yahudi

http://ift.tt/eA8V8J

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap rencana pembangunan permukiman Yahudi oleh Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.


Ban menyerukan agar Israel “mempedulikan seruan masyarakat Internasional bagi pembekuan kegiatan permukiman”.


“Sekretaris Jenderal sangat prihatin oleh laporan hari ini bahwa Pemerintah Israel telah mengeluarkan tender bagi pembangunan lebih dari 1.400 rumah baru di permukiman di Tepi Barat Sungai Jordan, termasuk di Yerusalem Timur, yang diduduki,” kata satu pernyataan dari juru bicara Ban.


Sebelumnya diberitakan, Kementerian Perumahan Israel pada Kamis (5/6/2014) mengumumkan akan segera memasarkan 1.500 rumah baru di kawasan tersebut. Beberapa jam kemudian, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan akan mencairkan rencana yang sebelumnya dibekukan untuk membangun 1.800 unit rumah baru.


“Sebagaimana telah disampaikan kembali oleh PBB dalam banyak kesempatan, pembangunan permukiman di wilayah pendudukan tidak sah berdasarkan hukum internasional,” kata pernyataan tersebut,” sambung pernyataan itu.


Pembangunan permukiman Yahudi itu juga menuai kritik dari Pemerintah Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Uni Eropa. Mereka meminta Israel mengurungkan niat mereka dan memfokuskan perhatian pada perundingan damai dengan Palestina. (Antara/Xinhua)






Sumber http://ift.tt/1oiuUQD

via suara.com

No comments:

Post a Comment