Thursday, 5 June 2014

Studi: Antibiotik Bisa Sedikit Tingkatkan Risiko Kanker Usus

http://ift.tt/eA8V8J

Antibiotik Sebuah studi terkini mengungkapkan, bahwa mengonsumsi antibiotik yang mengurangi keragaman bakteri dalam usus, dapat sedikit meningkatkan risiko mengembangkan kanker usus besar (kolorektal).


Seperti dilansir dari LiveScience, rendahnya keragaman bakteri usus telah dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena kanker kolorektal.


Untuk menguji apakah ada keterkaitan antara mengambil antibiotik dan risiko kanker kolorektal, peneliti mengamati catatan medis lebih dari 22.000 pasien kanker kolorektal di Inggris, dan mengikuti mereka selama rata-rata enam tahun.


Para peneliti tidak melibatkan pasien yang memiliki riwayat keluarga kanker kolorektal atau penyakit radang usus untuk membatasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi risiko kanker pada pasien.


Para peneliti membandingkan jumlah antibiotik yang telah dikonsumsi pasien setidaknya enam bulan sebelum didiagnosa menderita kanker, dengan jumlah antibiotik yang diambil oleh sekelompok sekitar 86.000 orang sehat.


Setelah mengendalikan faktor risiko yang diketahui untuk kanker kolorektal termasuk obesitas, diabetes, merokok dan konsumsi alkohol, hasil penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang telah mengonsumsi antibiotik, termasuk penisilin, kuinolon, dan metronidazol, berisiko 8 sampai 11 persen lebih mungkin mengembangkan kanker kolorektal.


Ketika para peneliti mengamati asupan antibiotik 10 tahun sebelum diagnosis mereka, sedikit peningkatan risiko ini tetap berlaku hanya pada penisilin.


Beranjak dari temuan itulah para peneliti menyimpulkan bahwa konsumsi penisilin terkait dengan sedikit peningkatan risiko kanker kolorektal, kemungkinan melalui efek obat pada bakteri usus.






Sumber http://ift.tt/1oixuGq

via suara.com

No comments:

Post a Comment